Review
Jurnal Part 2
v Jurnal pertama berjudul “EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN
GOTONG ROYONG (COOPERATIVE LEARNING) UNTUK MENURUNKAN
KECEMASAN SISWA DALAM MENGHADAPI PELAJARAN MATEMATIKA”. Latar belakang
memilih jurnal ini karena merasakan hal yang
sama pada waktu sekolah memiliki kecemasan saat menghadapi pelajaran matematika. Subjek pada penelitian ini
adalah siswa kelas 2 SMP 26 Semarang yang berjumlah 32 orang yang dibagi
menjadi dua kelompok masing-masing 16 orang. Siswa dibagi menjadi dua kelompok, kelompok kontrol dan kelompok
eksperimen, pada kelompok eksperimen diberlakukan metode pembelajaran gotong
royong, sedangkan kelompok kontrol tidak diberlakukan. Hal ini terjadi selama 4
kali pertemuan. Setelah
itu semua siswa diberi posttest yang sama berupa skala kecemasan seperti pada
subtest awal. Hasil obervasi, pada awal kelas dimulai belum
terlalu banyak interaksi yang tercipta. Setelah beberapa saat kemudian nampak adanya interaksi antar siswa dalam
kelompok. Siswa saling
berbicara satu sama lain dalam kelompok sambil memegang kertas soal. Siswa terlihat melakukan interaksi antar
kelompok. Suasana kelas aktif
dan riuh ramai. Dapat
disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian perlakuan berupa Metode Pembelajaran
Gotong Royong (Cooperative Learning) terhadap kecemasan siswa dalam
menghadapi pelajaran matematika. Ada perbedaan kecemasan siswa dalam menghadapi
pelajaran matematika pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan
mengalami penurunan skor kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika,
sedangkan kelompok kontrol tidak. Dengan metode
pembelajaran gotong royong siswa menjadi lebih rilex dalam menghadapi pelajaran
matematika.
v
Jurnal
kedua berjudul “KECEMBURUAN PADA KAUM HOMOSEKSUAL PRIA (GAY) DI JAKARTA”. Latar belakang
oleh kasus Ryan, seorang gay yang memutilasi pasangan gay nya karena
kecemburuan pada tahun 2008, dan kaum gay sebagai minoritas dimasyarakat.
Tujuannya, ingin mengetahui lebih lanjut mengenai gambaran kecemburuan
pada kaum gay di Jakarta. Responden
berjumlah 3 orang yang berjenis kelamin laki-laki,memiliki orientasi
homoseksual, usia dari 20-40 tahun,sudah pernah melakukan hubungan seksual,
pendidikan minimal SMA, dan berdomisili dijakarta dan sekitarnya. Ketiga
subjek menyadari orientasi seksual nya sejak usia remaja. Keseluruhan subjek
diketahui bahwa terdapat semua faktor potensial yang menyebabkan ia menjadi gay
seperti terdapat pada model teori. Faktor potensial itu adalah ketidakadaan
figur ayah (ayah sebagai tokoh negatif),
terisolasi dari lingkungan sekitar, perasaan rendah diri, jenis
permainan saat masih kecil, dan gaya hidup.
v Jurnal ketiga berjudul “JURNAL KOHESIFITAS
SUPORTER TIM SEPAK BOLA PERSIJA”. Latar belakang memilih
jurnal ini karena kelompok ingin mengetahui setinggi apa rasa kohesivitas yang ada dalam kelompok
the jakmania. Kohesivitas adalah bagian yang penting dan
tidak dapat dipisahkan dari sebuah kelompok. Persija adalah
sebuah klub sepak bola yang terletak di Jakarta. Persija berdiri pada tanggal
28 November 1928 dan memiliki julukan Macan Kemayoran. Suporter Persija dikenal dengan sebutah The Jakmania. Ketika dibentuk,
dipilihlah figur yang dikenal di mata masyarakat. Gugun Gondrong merupakan
sosok yang paling dikenal saat itu dan memimpin The Jakmania pada periode
1999-2000. . Pada awalnya The Jak mania hanya terdiri dari 100 orang, dengan
pengurus sebanyak 40 orang. Kesimpulannya, Kohesivitas individu dalam kelompok
kecil The Jakmania. ciri-ciri kohesivitas kelompok dapat dilihat
dari: setiap anggota kelompok mengenakan identitas yang sama, setiap anggota
kelompok memiliki tujuan dan sasaran yang sama, setiap anggota kelompok
merasakan keberhasilan dan kegagalan yang sama, setiap anggota kelompok saling
berkerja sama dan berkolaborasi, setiap anggota kelompok memiliki peran ke
anggotaan, kelompok mengambil keputusan secara efektif.
Terimakasih Stania..., senang membaca tulisannya, namun saya agak terasa sulit dengan warna biru dengan background hitam...jika boleh saya sarankan diubah warna tulisan artikel menjadi putih akan sangat menyenangkan...salam SOBAT !
BalasHapus