Review Jurnal Part 1
v
Kelompok 1
Judul jurnal “REALITAS CINTA DIMATA REMAJA PEREMPUAN.” Studi Kasus
Sindrom Cinta pada Seorang Perempuan Remaja Pasca Filem ‘ Ada Apa Dengan Cinta
oleh Maria Lauranti Stephanie. Kelompok 1 memilih jurnal ini karena judul jurnal ini
menarik untuk kalangan remaja, terutama remaja perempuan. Jurnal ini membahas
tentang persepsi cinta dikalangan remaja setelah menonton film Ada Apa Dengan
Cinta (AADC). Jurnal ini menggunakan teori kultivasi, kultivasi melibatkan
proses belajar dan kontruksi dari pandangan menganai relita sosial yang
bergantung pada keadaan pribadi dan pengalaman setiap individu dan juga
keanggotaan dalam kelompok. Subjek penelitian adalah perempuan, usia 18 tahun. Penonton/penikmat film Ada Apa
Dengan Cinta dan film lain dengan gender
remaja. Penikmat musik pop
remaja dan sinetron remaja, dan lingkungan pergaulan yang populer. Kesimpulannya, Informan memiliki pengetahuan yang
terbatas karena faktor usia, keluarga, sekolah, dan lingkunagn pergaulannya.
Informan tergolong yang tidak melek media. Informan tidak mampu melihat media secara kritis. Kecendrungan informan
memaknai apa yang ada di media secara dominan dan menerapkannya sebagai
karakter dirinya.
Judul jurnal "Mitos Tentang Kehamilan". Mitos adalah sistem kepercayaan dari suatu kelompok manusia, yang berdiri atas sebuah landasan yang menjelaskan cerita-cerita yang suci berkaitan dengan masa lalu. mitos yang dalam arti asli sebagai kiasan dari zaman purba merupakan cerita yang asal usulnya telah dilupakan, namun ternyata pada zaman sekarang mitos merupakan cerita yang dianggap benar. (Harsojo, 1988). Kehamilan adalah rangkaian peristiwa yang baru terjadi bila ovum dibuahi dan pembuahan ovum akhirnya berkembang sampai menjadi fetus yang aterm (Guyton, 1997). Subjek dalam penelitian ini adalah wanita hamil dengan usia kandungan 3 bulan di suatu tempat di Aceh. Peneliti jurnal ini memilih Aceh, karena disana masih banyak yang melaksanakan dan patuh kepada pantangan-pantangan, mitos, dan ritual untuk ibu hamil. Contoh dari mitos mitos yang berada disana antara lain, larangan untuk tidak duduk di anak tangga, tidak memegang gunting, tidak boleh melihat kera selama hamil, karena takut nantinya si anak yang dikandungnya setelah lahir wajahnya akan mirip kera. Kesimpulannya, masyarakat di suatu tempat di Aceh masih mempercayai mitos.
v Kelompok 3
Judul jurnal “POST TRAUMATIC GROWTH PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA.” Pada penderita kanker payudara dinamika post traumatic growth atau pertumbuhan pasca trauma menuju perbahan hidup yang positif dan ingin memahami lebih jauh lagi mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya post traumatic growth pada penderita kanker payudara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan paradigma fenomenolog. Dalam penelitian tersebut, hikmah yang dapat diambil adalah post traumatic growth atau pertumbuhan paska trauma. Secara teoritis, konsep pertumbuhan masa trauma didefinisikan sebagai pengalaman perubahan positif yang signifikan timbul dari perjuangan dari krisis kehidupan yang besar antara lain: apresiasi peningkatan hidup, pengaturan hidup dengan prioritas baru, rasa kekuatan pribadi meningkat dan spiritual berubah secara meningkat dan spiritual berubah secara positif. Kesimpulannya, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua fakor yang mempengaruhi aspek post traumatic growth pada kedua informan. Faktor tersebut dapat dibagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Berdasarkan pada pembahasan, dapat diketahui bahwa setidaknya terdapat 4 pertumbuhan pasca trauma atau (post traumatic growth) yang signifikan timbul dari perjuangan informan dalam menghadapi penyakit payudara ini, antara lain: peningkatan spiritualitas, positive improvement in life, proses sosial semakin tinggi, dan relasi sosial semakin baik.
Terima kasih Stannia....untuk coba merangkum dan berbagi untuk tiga jurnal tersebut, tetap berbagi ya untuk Better 1ndONEsia...salam SOBAT !
BalasHapus